Tokoh Sosiologi Indonesia

Sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji tentang perilaku sosial manusia di dalam masyarakat. Ilmmu sosiologi kini banyak dikembangan di berbagai belahan dunia salah satunya adalah Indonesia. Ilmu sosiologi menjadi salah satu disiplin ilmu yang penting, sebab dengan ilmu sosiologi kita bisa menemukan solusi dari berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat.

Sifat Dasar Sosiologi

Ilmu sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji tentang berbagai perilaku sosial di dalam masyarakat. Ilmu sosiologi memiliki beberapa sifat dasar yang membedakannya dengan ilmu yang lain. Adapun sifat dasar dari ilmu sosiologi yaitu sebagai berikut:

  1. Empiris yakni sosiologi merupakan ilmu yang disadari oleh obeservasi dan masuk akal. Dalam hal ini hasil obeservasi bukanlah sesuatu yang bersifat spekulatif.
  2. Komulatis yakni sosiologi disusun berdasarkan teori yang sudah ada, selanjutnya diperbaiki, diperluas, hingga menguatkan teori-teori yang sudah ada.
  3. Teoritis. Dalam hal ini abstrak sosiologi disusun berdasarkan obeservasi yang konkret di lapangan. Abstraksi disusun secara logis sehingga dapat menjelaskan hbungan sebab-akibat hingga menjadi sebuah teori.
  4. Nonetis yakni dalam pembahasan sosiologi tidak mempersoalkan tentang baik atau buruk suatu masalah, melainkan lebih mengarah kepada penjelasan masalah secara mendalam.
  5. pexels.com

Tokoh Sosiologi Indonesia

Ilmu sosiologi menjadi salah satu ilmu yang masuk ke dalam kurikulum di beberapa tingkat pendidikan. Pasalnya memang mempelajari ilmu sosilogi merupakan hal yang penting sebagai sarana untuk memberikan wawasan anak didik mengenai perilaku sosial manusia di dalam masyarakat. Dan bagi Anda yang ingin belajar tentang sosiologi, Anda bisa mendapatkan materinya secara online di materibelajar.co.id.

Sebagai salah satu negara yang mengembangkan ilmu sosiologi, Indonesia juga memiliki beberapa tokoh yang diantaranya sebagai berikut:

  1. Selo Soemardjan

Selo Soemardjan lahir di Yogyakarta pada 23 Mei 1915. Beliau dikenal sebagai bapak sosiologi Indonesia yang memiliki latar belakang keilmual mulai dari pendidikan menengah atas di Mosvia, kemudian melanjutkan studi sosiologi di Univesitas Cornell di Amerika Serikat. Adapun karirnya sebagai seorang sosiologi adalah dibangun ketika ia menjadi pengajar di Universitas Indonesia dan kemudian pada tahun 1994 beliau menerima gelar ilmuan utama sosiologi dari pemerintah Indonesia. Adapun gaya sosiolog Selo Soemardjan dipengaruhi oleh sosiologi Amerika Serikat yang parsonian yang kemudian dibawa ke Indonesia dan dipublikasikan melalui risetnya dengan judul “Perubahan Sosial di Yogyakarta”. Dalam hal ini persprektif yang digunakan adalah fungsionalisme struktural untuk melihat perubahan sosial yang mendominasi sosiologi pada awal masuknya disiplin ilmu tersebut di Indonesia. Selo Soemardja juga banyak melakukan studi mengenai integrasi sosial, perubahan sosial, dan sistem pemerintahan Indonesia. Dengan adopsi teori fungsionalisme parsonian di dalam analisisnya, akhirnya dapat membantu pemerintah untuk menyusun agenda pembangunan di Indonesia.

pexels.com
  1. Pudjiwati Sayogjo

Pudjiwati Sayogjo merupakan salah seorang ahli sosiologi dari Indonesia yang lahir pada 21 Mei 1926 yang dikenal sebagai sosiologi pedesaan di Indonesia. Adapun latar belakangnya adalah sarjana pertanian yang kemudian berkarier sebagai pakar sosiolog pedesaan dan ekonomi pedesaan di Institut Pertanian Bogor yang dulunya merupakan fakultas pertanian di Universitas Indonesia Bogor. Sayogjo cukup aktif melakukan penelitian di pedesaan Cibodas sehingga beliau mempelajari struktur sosial pedesaan yang kaitannya dengan perubahan sosial.Sayogjo juga mengembangkan ilmu sosiologi terapan yang berorientasi pada emansipatoris tentang masyarakat pedesaan. Kontribusinya dalam perkembangan sosiologi di Indonesia adalah pengenalannya subdisiplin soisologi pedesaan di berbagai institusi perguruan tinggi di Indonesia.

  1. Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto lahir pada tanggal 30 Januari 1942 di Jakarta. Soerjono Soekanto lebih dikenal dengan ahli sosiologi hukum. Adapun latar belakang pendidikannya yaitu sebagai seorang sarjana hukum yang kemudian meraih gelar master di Universitas California, Amerika Serikat, dan selanjutnya meraih gelar doktor di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. Kemudian pada tahun 1983 beliau berhasil meraih gelar guru besar sosiologi hukum di Universitas Indonesia. Kontribusi beliau sebagai ilmuwan sosiologi di Indonesia adalah mengenalkan sosiologi hukum sebagai subdisiplin sosiologi. Adapun salah satu buku yang pernah ditulis yakni Sosiologi Suatu Pengantar yang menjadi rujukan utama kuliah pengantar sosiologi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Karya-karya Soerjono Soekanto lebih banyak mengenai masalah-masalah hukum dengan pendekatan sosiologi. Hal ini memang mencerminkan bahwa Soerjono Soekanto adalah seorang sosiologi hukum.

  1. Mely Giok Tan

Mely Giok Tan lahir di Jakarta, 11 Juni 1930. Mely adalah salah satu sosiolog Indonesia generasi awal yang dikenal sebagai seorang sinolog yang ahli dalam masalah Cina. Adapun riwayat pendidikannya yaitu sarja di Fakultas Sasta Universitas Indonesia, kemudian mendapatkan gelar master di Universitas Cornell di Amerika Serikat. Adapun gelar doktoral diperoleh di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat. Mely juga merupakan sosiolog yang memiliki kontribusi penting dalam pengembangan ilmu sosial di Indonesia yang mana ia juga pernah menjabat sebagai sekretaris umum Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-ilmu Sosial pada tahun 1975 sampai 1979. Mely merupakan salah satu ilmuan yang ahli dalam masalah Cina sehingga studynya lebih banyak mengkaji tentang komunitas Cina di berbagai negara salah satunya adalah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *