Perlu Diketahui: Benda-benda yang Termasuk Najis

Najis bisa dikatakan sebagai kotoran yang mampu menghalangi kesahan ibadah. Hal tersebut yang kemudian membuat kaum muslim diharuskan untuk menjaga kebersihan dan menghindari najis. Contoh sederhana, tidak sahnya sholat karena menempelnya hadas kecil ditubuh. Sehingga sebelum sholat Anda harus berwudhu terlebih dahulu. Jangan sampai karena ketidaktahuan semua ibadah terhitung sebagai kesia-siaan. Secara garis besar terdapat 6 benda najis yang wajib diketahui. Berikut penjelasannya:

  1. Bangkai

Semua bangkai binatang darat adalah najis. Sedangkan bangkai ikan dan belalang masuk sebagai kategori halal. Hal tersebut diterangkan dalam QS: Al-Maidah: 3. Itu kenapa bukan masalah jika Anda mengonsumsi belalang goreng.

  1. Darah

Semua bentuk darah itu najis. Kecuali limpa dan hati. Selain itu, darah yang tertinggal pada binatang yang sudah disembelih juga dihalalkan. Jadi, Anda tidak berdosa jika mengonsumsinya.

  1. Nanah

Sama seperti darah. Semua jenis nanah juga masuk kategori najis. Pasalnya, nanah adalah darah yang sudah membusuk.

  1. Apapun yang keluar dari dua pintu

Kotoran yang keluar dari lubang depan dan belakang. Keduanya termasuk najis yang nantinya perlu disucikan sesuai kadarnya.

  1. Minuman memabukan.
  2. Anjing dan babi

Dijelaskan bahwa semua jenis hewan suci. Kecuali anjing dan babi. Pada dasarnya anjing suci namun menjadi najis karena air liurnya.

Macam-macam Najis yang Wajib Diketahui

Secara garis besar najis dibagi menjadi 3 macam. Pertama, najis mughaladhoh atau najis berat. Najis tersebut biasanya berasal dari jilatan anjing, dan babi. Kedua, najis mutawasitoh sering disebut sebagai najis ringan. Najis ini biasanya dikarenakan hadas besar. Misalnya, haid, dan nifas. Sehingga Anda harus menghilangkan najis lewat mandi suci.

Ketiga, Najis mukhoffah atau najis ringan. Sesuatu yang dikatakan sebagai najis ringan adalah kencing bayi laki-laki yang belum minum ASI. Cara menghilangkannya cukup dengan mengucap bagian yang terkena kencing. Sedangkan kencing bayi perempuan yang belum minum ASI masuk sebagai najis mutawasitoh.

Cara Membersihkan Najis

Membersihkan najis dari badan disesuaikan dengan kategori najis tersebut. Ketika Anda terjilat anjing maka yang harus dilakukan bersuci menggunakan tanah bersih. Sedangkan untuk haid ataupun nifas cukup dengan mandi besar dan berwudhu. Selanjutnya, ketika terkena kencing bayi cukup hilangkan bekas kencing menggunakan air. Akhiri dengan wudhu dan berganti pakaian bersih. Pada dasarnya menjaga kebersihan adalah bagian dari iman.

Sehingga setiap dari Anda yang mengaku sebagai beragam islam wajib menataati perintahNya. Jika dilihat lebih lanjut pelajaran tersebut juga berfungsi untuk kesehatan manusia itu sendiri. Nah, bagi Anda yang ingin lebih tahu mengenai najis, macam, dan cara membersihkannya bisa langsung akses hasana.id. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *